Showing posts with label Buku Antologiku. Show all posts
Showing posts with label Buku Antologiku. Show all posts

Friday, July 20, 2012

Ayat-ayat Ramadhan



Judul : Ayat-ayat Ramadhan
ISBN : 978-602-7692-12-2
Tebal : 260 Halaman
Harga : Rp. 49.500,-



Dapatkan harga khusus pre-order diskon sampai dengan 25% selama bulan Juli 2012

----------------------------------

Untuk Pemesanan Silakan ketik:

AAR#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#Nomor HP Kirim ke 0878 260000 53

atau Silakan Inbox kami

-------------------------------

Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, pada bulan tersebut engkau diwajibkan berpuasa dan dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka dan syaithan-syaithan di belenggu, dalam bulan tersebut ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barang siapa yang tidak mampu mendapatkan kebaikan bulan ramadhan tersebut maka haramlah baginya surga. (HR Ahmad, an Nasa'i, dan Baihaqi).

Ramadhan adalah bulan yang selalu kita rindukan kedatangannya. Bulan pembelajaran penuh hikmah dan berkah yang begitu besar serta ampunan dari Allah SWT. Berawal dari kerinduan dan penantian dengan Ramadhan buku ini hadir sebagai bacaan penuh inspirasi. Penulis yang tergabung dalam buku ini menghadirkan Ramadhan dalam rajutan kata yang begitu syahdu, begitu indah, begitu rindu, begitu rasa, begitu cinta, begitu sayang.

Ramadhan juga jalinan kata yang mampu dirangkai indah dalam puisi

Setiap detik dalam Ramadhan adalah ayat-ayat yang begitu menggetarkan

Sambut Ramadhan

Yandigsa



Marilah kita sambut bulan Ramadhan

sebagai bulan penuh dengan hikmah

kita rayakan kebersamaan dalam menyambut bulan Ramadhan

kita rayakan kebersamaan dengan hati suci dan ikhlas diri



Marilah kita melihat sejarah

banyak terjadi di bulan Ramadhan

diturunkan-Nya kita suci Qur'an

sebagai pedoman hidup manusia



Marilah kita rayakan bersama

bulan Ramadhan dengan kemenangan

jalinan ukhuwah tetap dijaga

bersatu padu tegakkan agama



Marilah kita sambut bulan Ramadhan dengan kemenangan

marilah kita sambut dengan hati suci indah



Kembalilah fitrah manusia

setelah sebulan berpuasa

menahan lapar dan dahaga

untuk menjadi orang yang bertaqwa



Note : Puisi dengan judul "Sambut Ramadhan" di atas pernah di Nyanyikan oleh team nasyid Ashabul Kahfi asal Lampung dan tergabung dalam kompilasi nasyid Lampung. Lagu ini saya buat ketika hendak menyambut bulan Ramadhan. Selamat Menikmati.

Wednesday, June 6, 2012

Romansa Telaga Senja



Judul : Romansa Telaga Senja
ISBN : 978-602-7692-07-7
Tebal : 194 Halaman
Harga : Rp. 43.650,-

Untuk Pemesanan Silakan ketik:
RTS#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#Nomor HP Kirim ke 0878 260000 53
atau Silakan Inbox kami

Penulis:
|Arista Devi | Tri Lego Indah F N |Bayu Rhamadani W| Eko Hartono| El Eyra| El Mukarrima| Endang Ssn| Fransiska S. Manginsela| Ghiyats Ramadhan| Sandza| Niken Larasati| Iruka Danishwara Widodo| Ghina Shafirah Elbankulani| Niken Suyanti| Nurjannah Jaimbum| Seruni Nurul Qalbi| Yati Rachmat| Miftahuljannah Monoarfa| Asni Ahmad Sueb| Wirasatriaji| Ayuni Adesty| Bintang Kirana|Elis Widyo Palupi| Gusti Ronia| Kurnia Hidayati| Manusia Perahu| Muhammad Asqalani| El FasyaMuhammad El-Rijal| Niken Larasati| Nyi Penengah Dewanti| Oksa Puko Yuza| |Rurin Kurniati| Shinja Tsaqib| Zuifa Sanashalaufa|

Potongan Cerita:
Duhai lelakiku, jika cemburu adalah pertanda cinta, mengapa mesti ada jeda di antara kita yang bersebab cemburu?Aku percaya pada besarnya cintamu padaku, tetapi ketika besar cintamu tak cukup kuat untuk melewati segala ujian kesetiaan, mengapa aku mesti bertahan? (Diary Setia-Arista Devi)
"Kembalikan anakku!" Kamu meronta, meraung menyenandungkan bait pilu. Sedangkan aku sebagai seorang lelaki harus tegar menguatkanmu, walau pilu yang tertanam di hatiku tidak jauh beda dengan pilumu. (Dekade Penantian-Sandza)
Menunggu, menyisir jejak-jejak orang itu. Orang yang jua mengisi harimu pada pagi buta, setelah subuh kukut dalam renggut bayang. Ah, kamu begitu naif! Untuk apakah kamu melakukan semua ini? (Dara-El Eyra)

Romansa Telaga Senja, kumpulan Cerpen dan Puisi pemenang project milad pernikahan. Rangkaian rasa tercover dalam buku ini.

Monday, May 14, 2012

Di Ambang Kematian



Judul                       : Di Ambang Kematian
Jumlah Halaman    : vi + 180 halaman
ISBN                        : 978-602-18292-0-2
Harga                       : 43.000 (belum ongkir)


CARA PEMESANAN :
Ketik: DAK # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP
Kirin ke : 085732631400
Nanti Anda akan mendapatkan SMS No.Rek dan jumlah yang harus dibayarkan.
(Seluruh royalti akan disumbangkan kepada anak-anak yatim piatu)

Sinopsis :

Mati adalah hal yang pasti akan terjadi pada tiap makhluk yang bernyawa. Hal yang tak dapat ditawar dan pasti telah ditetapkan waktu dan tempatnya. Sebelum kematian itu benar-benar datang menghampiri kita, wajib bagi kita mengetahui apa arti dari kematian.

Buku “Di Ambang Kematian” layak untuk dijadikan bacaan agar kita bisa bersiap diri sebelum kematian benar-benar datang menghampiri kita.

Kematian adalah suatu hal yang harus dan pasti terjadi. Di ambang kematian adalah detik detik di mana kita menghadap Sang Khalik.
Kematian itu suatu jembatan untuk kita menuju kehidupan yang lebih kekal.
Nurul Novania Nabilah

Kematian adalah salah satu tiga misterius kehidupan setelah jodoh dan rizki. Tak ada satu pun yang mampu mengetahui bahkan menebak kapan datangnya. Tak ada seorang pun yang bisa menunda bahkan mengelaknya.
Mochamad Ichsan Effendi

Thursday, April 19, 2012

Jembatan Sajadah Kabar Dari Negeri Seberang



Judul     : Jembatan Sajadah Kabar Dari Negeri Seberang
Penerbit : Umahaju Publisher
Terbit    : April 2012
Harga    : Rp. 35.000,00


Nama-nama penulis dalam buku ini:

1.               Muhammad Rasyid Ridho – Dan Akupun Harus Menulis Puisi Ini
2.               Rizky Muhammad Al-Fajar - Anggur Hitam Yang Menitis di Ujung Tiang Gantung
3.               Aries - Dahulu, Kini dan Esok
4.               Niza A. Elangit – Duh, Lindung
5.               Belati Putra – Dunia Dalam Derita
6.               Muhammad Qoyyum - Engkau kufu :  Secangkir kopi dari Maria Tee di negeri Rasul
7.               Arther Panther Olii - Kabar Kepada Orang-orang Tercinta yang Dikirim dari Negeri Seberang
8.               Eko Apriansyah – Negeriku, kapan kau jemputku?
9.               Lasinta Ari Nendra Wibawa  - Antara Singapura dan Surakarta
10.           Jhody M. Adrowi – Sajadah Bumi Yang membentang di Dadah Dadamu
11.           Faustina Bernadette Hanna KesumaJaya  - jembatan bulan, kepada suara(mu) yang paling jauh dari temaram
12.           Hatim Sulaiman el-Rifaie - Jalan Pulang Tanah Kelahiran
13.           Nero Taopik Abdillah  - Menuju Nun
14.           Wiekerna Malibra – Kekasih Segala Jiwa
15.           Aldy Istanzia Wiguna  - Ruyati Tinggal Nama
16.           Rangkuman Kisah Airmata - Ghulam Ly
17.            Air Mata BMI – Ayumi Maulida
18.            Air Mata Darah di Balik Wajah Lebammu – Suranto Simanullang
19.            Catatanku – Anna Lulus
20.            Catatan Harian Seorang TKI - Rizki Mula Saputra
21.           Di Ujung Tirai Penghambaan -  Anis Fuadah Zuhri
22.           T.K.I – Entin Agustina
23.           Segenggam Mimpi – FH Ayya
24.           Sajak TKI - Indra Kukuh Subekti
25.           Jeritan Hati Anak Rantau – Jay Wijayanti
26.           Keluhku di Negeri Seberang – Asni Ahmad S
27.           Kurcaci Bisu – Mell Shaliha
28.            Pengejar Hujan Duit Di Negeri Orang – Assa Aksan
29.           Asa Berbuah Lara – Nanda Ayu
30.           Sandera – Reza Anindita
31.            Nyanyian Tanah Air - Putra Chandi
32.           Pekik Suaramu – Fajar Sidik
33.           (Senandung) Luka Kami Untukmu - Syukron-I Dzunnurain
34.           Dan Mungkin – Nilla Hapsari
35.            Bayi Yang Menangis Sepanjang Malam - Ahmad Mujib
36.           Percaya Akan Jalan Tuhan - Putu Cahya Chandranita
37.           Ilalang Kering – Riris Denok
38.            Selagudang Air Mata – Niken Larasati
39.            Senandung Pilu Pahlawan Devisa - Heri Sucipto
40.            Suara Hati – Siti Koriah
41.            Humaira Fii Hamra – Sri Patmini
42.            Suparno – Surat Untuk Bibi
43.            T.K.I - Argha Yudha Prathama
44.            Tentang Dia ~ Sang Peniada Air Mata ~ Dee Dyantry
45.            Teruntuk Anakku di Kampung - Irsyaddilyukri
46.            Untuk Putri Kecilku - Tri Sapta Marsiawati
47.            Kaki-kaki kecil - Wildan Syafitri
48.            Sebuah Baid Untuk Sutri - Aya Zahra Phaluphie
49.            Balada Sumirah - Sutono Adiwerna
50.           Menghimpun Janji Kehidupan- Prito W
51.            Derita Pengasah Devisa Negara - Munifa Firdaus
52.            Do’a Anak TKI - Qaem Aulassyahied
53.           Jasad Seorang Pahlawan Devisa - Muhammad Fathir Al Anfal
54.            Gincu dari Tuan - ; Prabu Magis
55.            Harta Negeri – Nunik Tyas
56.           Inilah Mereka - Dyah Ayu Nurinda Shabrina
57.           Jangan Panggil Aku Arab – Alimin Samawa
58.           Ke TKI-anku - Aa_kaslan
59.           Kembalilah - Dhenok Habibie
60.           Uun Hariyanti – Mimpi dari Seberang
61.           Mimpi Yang Terus Nyala di Kamar Hari - Moh. Ghufron Cholid
62.           Pahlawan Bervisa _ Achoey El Haris
63.           Pahlawan Devisaku – Vieuryati
64.           Para Perantau - Nanik asmarani
65.           Penakut dan Takut - Rowman Elqudsy
66.           Pengais Hidup - Rijal Fikri
67.           Penguasa Berbelit - Irfan hilmi
68.           Perihal Jarak dan almanac-almanak yang asin – Seruni
69.           Pucuk Cemara - Nafisah Zahra
70.           Ada Yang Pergi Tak Kembali - Mohammad Danial Bangu
71.           Srigala Jantan Berjenggot Tebal – Ghufron
72.           Dunianya – Khaerul Anwar
73.           TKI - Satrio Budi Wicaksono
74.           Hikayat  negeri mimpi - Moon theera
75.           ASA - Nadrah Chino
76.           Siapa aku – Anis Ekowati
77.           Untukmu Tuan - Nina Rahayu Nadea
78.           RANAH JINGGA :Ruyati - Raskha Santosa
79.           Sekotak Rindu (dari Pahawan Devisa) - Fanny YS
80.           Siapa Nama Berikutnya? – Meidi Chandra
81.           Stanza Cinta untuk Pahlawan Devisa - Nur Rokhanah
82.           Suara Hati TKI - Isna Dwi Rosinta Sari
83.           Sudahi Derita Mereka - Supadilah
84.           Surat TKI kepada Ibunya - Hawadis
85.           Tak Berlencana - Soetan Radjo Pamoentjak
86.           Tentang kamu dimataku -  Jos Sarjito
87.           Tentang Duka Kalian - Fauzul Izmi
88.           TKI - Nirman Munir
89.           Untukmu, Pak Presiden - Anjali Kezia
90.           Jangan Pergi Ke Jiran – Wahyu L Prasetyo
91.           Prosa untuk Ruyati  -Fiyan Arjun
92.           Untuk TKI - : Imam  tan towi Fahrurrozi 
93.           Sajak Tentang TKI - Usup Supriyadi
94.           Untukmu pahlawan Devisa – Askar M
95.           Meraih Mimpi Di Negeri Orang – Neni Makmun
96.           Di sudut Dermaga – Nur Baidha
97.           Fatamorgana di Negeri Orang - Agus Nugroho
98.            Kabar dari Seberang - Deti purwanti
99.           Suara Hati sang pahlawan Devisa - Hirpana Rahayu
100.       3 Baid Tentang TKI - Avet Batang P

Yang mau pesan buku dengan JUDUL : JEMBATAN SAJADAH KABAR DARI NEGERI SEBERANG, yang merupakan kumpulan puisi-puisi terbaik pada lomba menulis 2012, dimana puisi-puisi tersebut ditujukan untuk para TKI kita yang berjuang demi sesuap nasi di negeri seberang sana... silahkan memesan ke UmaHaju Publisher atau bisa juga ke Akhi Dirman Al-amin Full ...terima kasih

Harga cuma Rp.35.000,-
ongkir luar jawa > Rp.15.000.- dan untuk jawa sekitarnya cuma Rp.10.000.-
Dapatkan segera dengan memesan ke bagian distribusinya di UmaHaju Publisher...

Tuesday, February 21, 2012

Kumpulan Cerpen Ibu



Judul : Kumpulan Cerpen “Ibu”
Tebal : 142 halaman


Link download e-book: http://www.ziddu.com/download/18665674/e-BookKumpulanCerpenSTANIAFair2011.pdf.html

Nama-nama 15 cerpen terbaik di lomba STANIA FAIR 2011 :
1. Lelita primadani. Petualangan Si Surat Kecil. Univ Diponegoro.
2. An Nisaa Gettar Sukma Sari. Kau dan hujan. Univ Padjajaran.
3. Niken larasati. Antara Lukisan dan Perempuan Cahaya. STIE PGRI Dewantara Jombang.
4. Husnul Khotimah. Mutiara Laut Itu Kau. Uin syarif hidayatullah.
5. Novi Ahimsa Rosikha. Aku Bukan Tirani. Institut manajemen telkom.
6. Dian Meilinda. Perempuan Bermata Surga. STAN.
7. Ely Rachmawati. Permempuan Merah Jambu. Univ muria kudus.
8. Aprida Nur Riya. Tentang Ibu yang Kurindu. Univ negeri yogyakarta.
9. Miladani Iing Nadari. Surat Cinta Bunda. STAN.
10. Sunarni. Fajar di Malam Hari. Univ negeri yogyakarta.
11. Syadiidah. Senandung Ayat Cinta Dari Emak. UI.
12. Viranita Purwidayani. Surat Milad. STAN.
13. Niken Utami. Mamak, Terima Kasih Atas Cintamu. Univ negeri yogyakarta.
14. Wahyu Widayati. Elegi Kasih Seorang Ibu. Univ negeri surabaya.
15. Erna Puji Rahayu. Rinai Hujan di Sudut Kelam. Politeknik pos indonesia.

Sunday, February 19, 2012

99 Pesan Kerinduan untuk Presiden


Judul : 99 Pesan Kerinduan untuk Presiden
Tebal : xii + 277 hlm
Harga : Rp. 55.600,-
ISBN : 978-602-225-281-8

Nama-nama Penulis:

  1. AD Rusmianto
  2. Adi Saputra,
  3. Ai hayati MA
  4. Aini Nur Latifah,
  5. Aisyah Adibah,
  6. Alaysa Nichmatul Alaniah,
  7. Alfa Mehdi,
  8. Alin You,
  9. Alina Sitha,
  10. Anna Permatasari
  11. Annisa F. Umara
  12. Annisa Novia,
  13. Annisa Rona
  14. Anung D’Lista
  15. Ar Rifa'ah
  16. ArianyPrimastutiek
  17. Arista Devi
  18. Ayicha Sheila
  19. Ayuek Virgo
  20. Ayumi Maulida
  21. Azhiyz Barry Achmad
  22. Cindy Wijaya
  23. Claudia Sihombing
  24. Dafriansyah Putra
  25. Dasri Muhardi
  26. Dee Ann Rose
  27. Derry Faisal Ulum
  28. Dewiyani Mulyaning
  29. Dhoiffurohmaniyah
  30. Dina Ameliana Layla
  31. Eka Hardiyanti
  32. Eko Hartono
  33. Endang SSN
  34. Endeh Kursiyah
  35. Erpin Leader
  36. Erwan Hermawan
  37. Evi Andriani
  38. Faizal Oddang
  39. Fajar Nursyamsujati
  40. Fanny YS
  41. Fardah Dwi Nur Assifah
  42. Fauzia Abdul Aziz
  43. Febri M. Rizkisastra
  44. Ferawati
  45. Hermawan Saputra
  46. Hw Prakso
  47. Hylla Shane Gerhana
  48. Ichsan Efendi
  49. Jef Kenzie
  50. Joni Lis Efendi
  51. Mardiansyah
  52. Maria Ulfa
  53. Mauliddina Qurrota A'yun
  54. Meidian Putri Zusana
  55. Mezia Kemala Sari
  56. Miladani I Nadari
  57. Muchtar Muin
  58. Muhammad Rasyid
  59. Musafir Pena Bin Langga
  60. Nenny Makmun
  61. Nihayatus Ziin
  62. Niken Larasati
  63. Nina Rahayu
  64. Nita Sweet
  65. Nurhayani Nasution
  66. Nurul Azmi
  67. Nyi Penengah Dewanti
  68. Okti Li
  69. Ouskha Riontin
  70. Phalosa Aini
  71. Rahma S. Khairunisa
  72. Rahmah Esti
  73. Rauhiyatul Jannah
  74. Ravita Dwi Indani
  75. Reni Soengkunie
  76. Ridwan Lobubun
  77. Rima Hariati
  78. Rini Febriani Hauri
  79. Ririn Kurniati
  80. Saepullah
  81. Sakura Hinata
  82. Sandza
  83. Santosa
  84. Sigit Dwi Wintono
  85. Sitti Marwah
  86. Suparno
  87. Syakima Arfitamma
  88. Syamsa Hayyu
  89. Syukron Jayadi
  90. Tally Syifa
  91. Tien Asmara
  92. Tina Yanesh
  93. Tri Lego Indah F.N
  94. Tubagus Rangga Efarasti
  95. Uni Cloverry
  96. Va Ayana Lubis
  97. Wahyu Wibowo
  98. Windi Teguh
  99. Wuri Nugraeni
  100. Yoan Pendekar Kata
  101. Yulia Arianti
  102. Yunda Fitrian
  103. Zahara Putri


Sinopsis:

Atas karunia Sang Pencipta. Gagasan sederhana seorang pemuda yang baru saja belajar menjadi ada, akhirnya terangkum menjadi sebuah buku. Buku yang ditulis oleh puluhan penulis yang tersebar di pelosok Nusantara. Bahkan ada yang tengah menetap di luar negeri; Hongkong, Taiwan, Saudi Arabia dan Singapura. Dimana mereka memiliki latar belakang berbeda. Mulai dari Pelajar, Mahasiswa, Ibu Rumah Tangga, Buruh Kasar, Petani, TKI, Guru, Dosen, Perawat, Pemerhati Budaya, Pelukis, Penjual Gorengan dan profesi lainnya.


99 Pesan kerinduan Untuk Presiden, hadir bukan untuk menggurui, apalagi menghujat atas nama arogansi. Buku ini lahir berdasarkan panggilan hati dan desakan jiwa yang diselimuti kerinduan. Kerinduan ingin bertemu sang Presiden, untuk mengadukan apa yang dirasakan. Kerinduan akan lahirnya pemimpin-pemimpin yang dicintai oleh rakyat karena bermartabat. Kerinduan akan Negeri yang gandrung akan keadilan. Kerinduan perwujudan Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang.


Perpaduan dahsyat antara: 99 surat yang menggugah dan menyentak emosi, 22 goresan puisi peneduh jiwa, serta 11 gubahan pantun dan syair melayu, yang penuh isyarat makna. Semua tersaji dengan apik dan filosofis. Kata “Presiden” dalam setiap surat, tidak ditujukan pada personal. Melainkan perwakilan dari seluruh pemimpin di negeri tercinta ini. Baik dari pusat maupun di daerah. Baik yang hari ini sedang menjabat, maupun yang akan datang.


Ps : Buku ini sudah bisa dipesan sekarang via website www.leutikaprio.com, inbox Fb dengan subjek PESAN BUKU, atau SMS ke 0821 38 388 988. Untuk pembelian minimal Rp 90.000,- GRATIS ONGKIR seluruh Indonesia. Met Order, all!!